Duka atas kepergian Chirac turut dirasakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Mantan gubernur DKI Jakarta itu langsung menyampaikan ucapan duka melalui Twitter.
"Duka cita yang mendalam kepada keluarga serta rakyat Prancis atas wafatnya mantan Presiden Prancis Jacques Chirac (1932-2019),†terangnya dalam akun Twitternya, Jumat (27/9).
Di mata Jokowi, presiden yang tutup usia di umur 86 tahun itu adalah sosok pemimpin yang dicintai dan dekat kepada rakyatnya.
“Seorang tokoh yang mempersatukan dan memberikan kesejahteraan ke Prancis," tambah Jokowi.
Kabar meninggalnya Chirac diumumkan oleh Majelis Nasional dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron dalam akun media sosialnya. Chirac menjabat sebagai Presiden Prancis pada periode 17 Mei 1995 hingga 16 Mei 2007.
Karir politik Chirac memang tidak dapat diragukan lagi. Selain menjadi Presiden, Chirac juga pernah menjadi Walikota Paris, Perdana Menteri Prancis dalam dua periode dan beberapa menteri. Namun, Chirac diketahui mengidap penyakit Alzheimer ketika sedang aktif berpolitik.
Chirac dikenal sebagai sosok sayap kanan, meski pada awal karirnya ia tertarik dengan politik sayap kiri. Atas sikap anti-perangnya, Chirac sangat menentang invasi AS ke Irak pada 2003.
BERITA TERKAIT: