Tingkat Bunuh Diri Di AS Capai Tingkat Tertinggi Sejak Perang Dunia II

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 21 Juni 2019, 07:59 WIB
Tingkat Bunuh Diri Di AS Capai Tingkat Tertinggi Sejak Perang Dunia II
Amerika Serikat/Net
rmol news logo Tingkat bunuh diri di Amerika Serikat mencapai tingkat tertinggi sejak Perang Dunia II.

Hal itu terungkap dalam sebuah laporan penelitian yang diterbitkan oleh Pusat Statistik Kesehatan Nasional Amerika Serikat pekan ini. Lembaga ini merupakan bagian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Dalam laporan tersebut, seperti dimuat Press TV, ditemukan bahwa pada tahun 2017, 14 dari setiap 100.000 warga Amerika Serikat meninggal karena bunuh diri. Angka itu naik 33 persen sejak tahun 1999.

Banyak di antara pelaku bunuh diri di Amerika Serikat diidentifikasi sebagai penduduk asli atau Indian Amerika atau disebut juga Alaska Pribumi.

Penelitian ini melibatkan sejumlah data, termasuk data federal tentang kematian di Amerika Serikat dari tahun 1999 hingga 2017.

Data menunjukkan bahwa kematian bunuh diri meningkat secara signifikan untuk semua kelompok ras dan etnis untuk pria dan wanita.

Bunuh diri merupakan masalah yang serius di Amerika Serikat. CDC tahun 2017 lalu menemukan bahwa tingkat bunuh diri meningkat 25 persen di seluruh Amerika Serikat antara tahun 1999 hingga 2016.

Tahun sebelumnya, 2016, tercatat 45.000 orang Amerika meninggal dunia karena bunuh diri. Hal itu menjadikan bunuh diri sebagai penyebab kematian ke-10 paling umum tahun itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA