Maio yang juga merupakan pemimpin Gerakan 5-Bintang memuji adanya "angin perubahan di seluruh Pegunungan Alpen" melalui akun Twitternya pekan ini setelah bertemu dengan aktivis Rompi Kuning Cristophe Chalencon dan Ingrid Levavasseur.
Dalam sebuah pernyataan tentang keputusan itu, Kementerian Luar Negeri Perancis menuduh para pejabat Italia membuat pernyataan keterlaluan dan serangan berulang-ulang dan tidak berdasar selama berbulan-bulan.
Pernyataan itu mengatakan, serangan tersebut dilakukan tanpa preseden sejak Perang Dunia 2.
"Memiliki perbedaan pendapat adalah satu hal, tetapi memanipulasi hubungan untuk tujuan pemilihan adalah hal lain," begitu bunyi keterangan itu, seperti dimuat
Reuters.
"Semua tindakan ini menciptakan situasi serius yang menimbulkan pertanyaan tentang niat pemerintah Italia terhadap Perancis," tambah keterangan yang sama.
[mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: