Begitu keterangan yang dikeluarkan Al Shabaab yang berafiliasi dengan Al Qaeda. Kelompok itu mengklaim berada di balik serangan yang merenggut 21 nyawa tersebut.
Kelompok militan yang bermarkas di Somalia itu mengaku bertanggung jawab atas pelemparan hotel dan kompleks bisnis DusitD2 bintang lima di Nairobi dengan granat serta serangan bom bunuh diri.
Serangan itu juga memicu pengepungan selama hampir 20 jam sebelum akhirnya pasukan khusus membunuh para militan dan mengamankan situasi.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis kelompok tersebut, seperti dimuat
Reuters pada Kamis (17/1), para teroris mengklaim bahwa itu adalah hasil dari keputusan Donald Trump yang ceroboh.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: