PBB Coba Selamatkan Gencatan Senjata Di Yaman Lewat Resolusi Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 16 Januari 2019, 23:48 WIB
PBB Coba Selamatkan Gencatan Senjata Di Yaman Lewat Resolusi Baru
Perjanjian gencatan senjata Yaman/Net
rmol news logo PBB berusaha mencegah runtuhnya perjanjian gencatan senjata di Yaman dengan mengesahkan resolusi dewan keamanan yang baru serta meningkatkan jumlah pengawas di kota Hodeidah, pelabuhan strategis yang merupakan jantung dari perang saudara tiga tahun.

Resolusi tersebut, dirancang oleh Inggris dan bertujuan untuk memperluas peran pemantauan PBB selama enam bulan ke depan dengan jumlah pemantau hingga sebanyak 75 orang. Personel PBB kemungkinan akan dipindahkan dari Djibouti ke Hodeidah.

Dikabarkan The Guardian, pemberontak Houthi dan pemerintah Presiden Yaman yang didukung PBB, Abd Rabbu Mansour Hadi, telah menuduh satu sama lain melakukan beberapa pelanggaran gencatan senjata.

Persyaratan gencatan senjata itu dipandang sebagai cacat karena kurangnya presisi dan batas geografis negara itu.

Bukan hanya itu, sedikitnya pemantau juga mempersulit PBB untuk bertanggung jawab atas pelanggaran. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA