Serangan itu dilakukan oleh sejumlah pria bersenjata menyerang kompleks di distrik Westlands, ibukota Kenya, pada Selasa (15/1) dan menyebabkan setidaknya 14 orang meninggal dunia.
Kelompok militan yang berbasis di Somalia al-Shabab mengklaim serangan tersebut.
Tidak jelas berapa banyak penyerang di sana, tetapi kepala polisi Kenya Joseph Boinnet mengatakan kepada kantor berita
AFP bahwa setidaknya lima teroris telah terlibat.
Kenyatta mengonfirmasi soal akhir dari pengepungan operasi keamanan di Dusit selama pidato di televisi. Dia menambahkan bahwa 14 orang telah meninggal dan banyak lagi yang terluka, tetapi 700 lainnya selamat dievakuasi.
Dia menambahkan bahwa setiap orang yang terlibat dalam pendanaan, perencanaan dan pelaksanaan tindakan keji dikejar tanpa henti.
Secara terpisah, Palang Merah Kenya mengatakan bahwa 50 orang masih belum diketahui keberadaannya.
[mel]
BERITA TERKAIT: