Peringatan itu berisi imbauan kepada para pelancong tentang resiko penegakan hukum lokal yang sewenang-wenang di China dan mencatat bahwa situasi keselamatan dan keamanan dapat berubah dengan sedikit pemberitahuan.
Pembaruan terjadi beberapa jam setelah pengadilan Tiongkok pada Senin (14/2) menghukum warga negara Kanada Robert Lloyd Schellenberg dengan hukuman mati atas tuduhan perdagangan narkoba setelah 15 tahun hukuman penjara sebelumnya dianggap terlalu ringan.
Schellenberg yang berusia 36 tahun, telah mengajukan banding terhadap putusan asli pengadilan itu.
Menanggapi hal tersebut, seperti dimuat
Channel News Asia, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menuduh Beijing bertindak sewenang-wenang menggunakan hukuman mati.
Hal itu juga memperdalam keretakan diplomatik antara kedua negara pasca penangkapan eksekutif top raksasa teknologi China, Huawei.
[mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: