Dikabarkan
Reuters (Senin, 31/12), pernyataan itu dikeluarkan oleh Arreza setelah Menteri Luar Negeri Kolombia Carlos Holmes Trujillo mengatakan dalam pesan video akhir pekan kemarin bahwa ada informasi intelijen yang mengindikasikan plot kredibel untuk membunuh Duque.
Dia juga mengumumkan bahwa ada tiga warga Venezuela ditangkap dalam beberapa hari terakhir dengan senjata perang.
Belum jelas apakah ada kaitannya plot pembunuhan tersebut dengan penangkapan tiga warga Venezuela itu.
Namun Arreaza mengatakan bahwa Venezuela bersedia memberikan kerja sama polisi dan intelijen yang diperlukan dan telah meminta pemerintah Kolombia untuk informasi lebih lanjut tentang tiga orang Venezuela yang ditangkap.
Di akun Twitternya, Arreaza mengatakan di bahwa dia masih berusaha untuk menghubungi Trujillo dan bahwa pemerintah Kolombia tidak akan kehilangan waktu untuk berbagi informasi dengan Venezuela.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: