Pria itu ditangkap di kota Mainz di barat pada Sabtu (29/12). Kantor polisi kriminal di negara bagian Rheinland-Palatinate barat mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka menjalin komunikasi dengan polisi Belanda terkait hal ini.
"Penangkapan ini didasarkan pada permintaan ekstradisi dari otoritas pengadilan Belanda, yang menurut siapa tahanan diduga terlibat dalam persiapan untuk melakukan serangan teroris di Belanda," bunyi pernyataan itu, seperti dimuat
Reuters.
Pria yang tidak disebut identitasnnya itu akan muncul di hadapan hakim di Mainz pada hari Minggu (30/12). Pengadilan regional yang lebih tinggi di Koblenz harus memutuskan apakah dia dapat diekstradisi atau tidak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: