Australia Resmi Akui Yerusalem Barat Sebagai Ibukota Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 15 Desember 2018, 09:53 WIB
Australia Resmi Akui Yerusalem Barat Sebagai Ibukota Israel
Ilustrasi/Net
rmol news logo Australia secara resmi mengakui Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.

Begitu kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada hari ini (Sabtu, 15/12). Pernyataan tersebut membalikkan kebijakan Timur Tengah Australia selama puluhan tahun.

"Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang menjadi pusat Knesset dan banyak lembaga pemerintahan, adalah ibu kota Israel," kata Morrison di Sydney, seperti dimuat Reuters.

Meski begitu, tidak berarti Australia akan segera memindahkan kedutaannya di Israel.

"Kami berharap untuk memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat ketika praktis dan setelah penentuan status akhir," tambahnya.

Morrison mengatakan pada bulan Oktober dia terbuka untuk menggeser kedutaan.

Langkah pemindahan kedutaan besar semacam itu diawali oleh keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memindahkan kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei lalu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA