Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang dirilis pekan ini menemukan, ada hampir 40 ribu orang meninggal dunia karena senjata api di tahun 2017 lalu, atau lebih tepatnya 39.773 orang di Amerika Serikat kehilangan nyawa mereka akibat senjata api.
Ketika disesuaikan dengan fluktuasi usia, angka itu mewakili total 12 kematian per 100.000 orang. Angka tersebut naik dari 10.1 pada tahun 2010 dan tingkat tertinggi sejak tahun 1996.
Dari angka tersebut, sekitar 60 persen di antara semua kematian akibat senjata api disebabkan karena bunuh diri.
Data lainnya yang dilakukan oleh Jaringan Jama, membandingkan dengan tingkat 0,2 kematian per 100.000 orang di Jepang, 0,3 di Inggris, 0,9 di Jerman dan 2,1 di Kanada.
Jama menemukan bahwa hanya enam negara di dunia yang bertanggung jawab atas mayoritas kematian senjata per tahun di seluruh dunia. Amerika Serikat termasuk di antara enam negara itu, bersama dengan Brasil, Meksiko, Kolombia, Venezuela, dan Guatemala. Demikian seperti dimuat
The Guardian.
[mel]
BERITA TERKAIT: