Al Jazeera memuat, pengumuman yang dibuat pada Selasa (4/12) itu muncul selang sehari setelah Qatar memilih untuk menarik diri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Emir Qatar dikabarkan menerima undangan tersebut. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut apakah dia akan melakukan perjalanan ke Saudi atau tidak.
Pada KTT GCC tahun lalu, yang diadakan di Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim menteri atau wakil perdana menteri, dan bukan kepala negara.
Untuk diketahui bahwa kuartet, yang terdiri dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain serta anggota non-GCC, Mesir tahun lalu menuduh Doha bersekongkol dengan terorisme dan berkontribusi terhadap ketidakstabilan di kawasan itu. Tuduhan tersebut dibantah oleh Qatar.
Keempat negara itu kemudian memutuskan hubungan resmi dengan Doha.
[mel]
BERITA TERKAIT: