Walikota Di Perbatasan AS Deklarasi Krisis Kemanusiaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 24 November 2018, 19:55 WIB
Walikota Di Perbatasan AS Deklarasi Krisis Kemanusiaan
Migran yang menunggu dekat perbasan Amerika Serikat/The Guardian
rmol news logo Walikota Tijuana, kota di perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat mengumumkan kondiai krisis kemanusiaan di perbatasan.

Walikota  Juan Manuel Gastelum menetapkan kondisi tersebut ketika pejabat kota dan relawan bekerja untuk membantu 4.976 pria, wanita dan anak-anak yang tiba di kota tersebut setelah lebih dari satu bulan di jalan.

Mereka berkumpul di perbatasan untuk masuk bersama-sama ke perbatasan Amerika Serikat demi mencari suaka.

Manuel Figueroa, yang memimpin departemen layanan sosial kota, mengatakan Tijuana membawa toilet dan kamar mandi portabel, serta sampo dan sabun untuk para migran yang datang.

"Karena tidak adanya, sikap apatis dan pengabaian pemerintah federal, kita harus beralih ke lembaga-lembaga internasional seperti PBB," kata Figueroa seperti dimuat The Guardian. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA