Jurubicara kelompok tersebut mengklaim, serangan dilakukan karena mereka menilai China merupakan penindas.
"Kami telah melihat Cina sebagai penindas, bersama dengan pasukan Pakistan," kata jurubicara kelompok itu kepada kantor berita
AFP.
Militan separatis tersebut menentang proyek investasi China di Pakistan barat mengatakan mereka melakukan serangan itu.
Diketahui bahwa selama bertahun-tahun proyek konstruksi dan pekerja China di Balochistan telah berulang kali menjadi target militan tersebut. Namun ini adalah salah satu serangan paling menonjol hingga saat ini.
Kelompok tersebut mengirimkan tiga pria bersenjata untuk menyerang konsulat tersebut. Akibatnya, empat orang meninggal dunia.
Ketiga pria itu berusaha memasuki konsulat tetapi dihentikan oleh petugas keamanan di sebuah pos pemeriksaan. Dua di antara korban tewas dalam serangan itu adalah petugas polisi.
Kementerian Luar Negeri China memastikan bahwa semua staf di dalam konsulat aman. Beijing menyerukan tindakan ekstra untuk melindungi warga China di Pakistan.
[mel]
BERITA TERKAIT: