Menurut Kementerian Penerbangan Sipil India dalam sebuah pernyataan pada Kamis (4/10), skema ini bertujuan untuk membantu bandara yang padat penumpang untuk menghadapi jumlah penumpang yang meningkat pesat.
Menteri Sekretaris Rajiv Nayan Choubey mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dalam rencana tersebut, penumpang penerbangan domestik akan dapat memilih apakah mereka ingin menggunakan sistem otentikasi biometrik dan pergi tanpa kertas
"Keamanan akan mendapat manfaat dari kemampuan teknologi untuk memverifikasi penumpang di setiap pos pemeriksaan dengan cara yang tidak mengganggu," kata Choubey seperti dimuat
Channel News Asia.
Skema ini mirip dengan rencana yang Delta Air Lines mengumumkan bulan lalu ketika mengatakan akan meluncurkan terminal biometrik pertama di Atlanta.
British Airways juga baru-baru ini memasang teknologi biometrik untuk mengidentifikasi pelanggan di bandara di New York, Orlando, dan Miami.
[mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: