Pemimpin Perempuan Dunia Akan Bahas Isu Hak Perempuan Di Yogyakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 30 Agustus 2018, 21:24 WIB
Pemimpin Perempuan Dunia Akan Bahas Isu Hak Perempuan Di Yogyakarta
Konferensi Pers GA ICW/RMOL
rmol news logo Indonesia kembali mendapatkan kepercayaan dunia internasional. Kali ini, Indonesia didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang Umum ke-35 Dewan Perempuan Dunia atau The 35th General Assembly of International Council of Women (GA ICW) di DIY Yogyakarta, 14 hingga 18 September 2018 mendatang.

Jelang hari penyelenggaraan, Calon Presiden ICW sekaligus Ketua Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Giwo Rubianto Wiyogo mengungkapkan persiapan GA ICW sudah masuk tahap akhir. Sebanyak 1.001 organisasi wanita se-Indonesia akan turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

"Alhamdulillah, persiapan sudah 90 persen lebih, untuk menghadapi perhelatan yang sangat besar, 1.001 organisasi wanita se-Indonesia, dan yang akan datang sudah konfirm dari 32 provinsi, baik untuk organisasi wanita maupun gabungan organisasi wanita. Jadi, yang hadir bukan hanya perempuan-perempuan Indonesia tapi di sini adalah pemimpin-pemimpin perempuan (dunia), mereka sebagai pemegang keputusan," ungkapnya kepada para Wartawan dalam Konferensi Pers GA ICW, di Sarinah, Jakarta, Kamis (30/8).  

Dikatakan Giwo, acara tersebut bukan hanya kegiatan temu nasional. Namun kegiatan 'Kowani-Kowani' dari 75 negara di dunia berkumpul untuk membahas peran penting perempuan, serta membahas fokus-fokus atas isu-isu hak perempuan, kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak-anak.

"Rekomendasinya adalah kesepakatan perempuan Indonesia menjadi ibu bangsa sejati dalam arti bahwa perempuan Indonesia wajib meneruskan generasi penerus yang berakhak mulia, cinta kebangsaaan, yang mempunyai wawasan yang luas, cerdas dan lain sebagainya," tuturnya.

Perempuan, tambah Giwo, khususnya di Indonesia tugasnya bukan hanya di ranah internal dan keluarga. "Tetapi mereka harus mempunyai peran penting dalam pembangunan bangsa Indonesia ini," tandasnya.

GA ICW ke-35 mengusung tema "Mentransformasi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Perempuan" dijadwalkan dibuka oleh Presiden RI didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Presiden ICW Junsook Kim, dan Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo.

Selain itu, akan hadir Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic, Wakil Presiden Iran Masoumah Ebtekar, Wakil Presiden Filipina Lenny Robredo, bersama 150 undangan VIP, 150 delegasi internasional dari 80 negara, dan 1.000 organisasi perempuan dari seluruh Indonesia.

Sidang umum tersebut dijadwalkan diawali dengan Diskusi Panel Eksekutif yang menampilkan Wakil Presiden Iran Masoumah Ebtekar dan Wakil Presiden Filipina Lenny Robredo. [lov]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA