Tahun Depan, Minyak Dunia Diprediksi Tembus 90 Dolar AS/Barel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 03 Juli 2018, 11:23 WIB
rmol news logo Harga minyak dunia diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan pada tahun depan. Diprediksi minyak dunia akan mencapai harga 90 dolar AS per barel.

Prediksi itu sebagaimana diungkapkan Kepala Riset Pasar Ekuitas di Bank of America Merrill Lynch, Hootan Yazhari, sebagaimana dikutip dari CNBC, Selasa (3/7).

Prediksi itu disampaikan Yazhari menanggapi pemberlakuan kembali sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran. Amerika Serikat telah mengisyarakatkan akan menarik sebanyak mungkin minyak Iran keluar dari pasar sebagai sanksi baru tersebut.

Kata dia, prediksi itu tetap akan terjadi sekalipun Arab Saudi dan Rusia telah berjanji akan akan meningkatkan produksi.

“Kita berada dalam lingkungan harga minyak yang sangat menarik. Pandangan kami, minyak akan mencapai 90 dolar pada akhir kuartal kedua tahun depan," ujarnya.

“Presiden Trump telah cukup aktif dalam mencoba mengisolasi Iran dan mendapatkan sekutu AS untuk tidak membeli minyak dari Iran," Yazhari mencatat.

Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan penarikan Washington dari kesepakatan nuklir Iran atau yang dikenal sebagai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) pada Mei 2018 lalu. Dia juga berencana  memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah menyebut bahwa sanksi anti-Iran baru akan menjadi yang tersulit yang akan diberikan.

Sementara Kementerian Luar Negeri AS telah mengeluarkan imbauan kepadasekutu AS untuk tidak membeli minyak Iran pada bulan November. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA