
Sebanyak 522 anak-anak keluarga imigran di Amerika Serikat yang sempat dipisahÂkan dari keluarganya telah bersatu kembali dengan keÂluarganya, sementara 16 anak lainnya akan mendapat perÂlakuan serupa dalam 24 jam ke depan, demikian pernyataan Departemen Kemanan DaÂlam Negeri AS, Sabtu (23/6) malam setempat.
Anak-anak tersebut awalÂnya terpisah dari keluarganya akibat dari kebijakan Toleransi Nol yang diambil pemerintahÂan Presiden Donald Trump terÂhadap para keluarga imigran di perbatasan AS-Meksiko.
Meski demikian Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, dalam pernyataan resmi Badan Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai AS, menyatakan sebagian anak-anak akan tetap dipisahkan dari keluarganya atas berbagai alasan yang tak terkait dengan kebijakan "Toleransi Nol", termasuk jika hubungan kekeluargaan tak bisa dikonfirmasi.
Trump Rabu (20/6), menanÂdantangani peraturan pemerintah penghentian kebijakan memiÂsahkan anak-anak imigran dari keluarga mereka di perbatasan AS-Meksiko, sebagai buntut dari beredar viralnya gambar anak-anak kecil di dalam kerangkeng yang memicu kemarahan di dalam dan luar negeri.
Departemen itu juga mengaÂtakan Departemen Kesehatan dan Jasa Kemanusiaan (HHS) menampung 2.053 anak-anak yang terpisah di fasilitas-fasilitas yang didanai HHS "dan bekerja sama dengan mitra-mitra lemÂbaga terkait untuk mendorong komunikasi dan tugas ke arah penyatuan kembali tiap anak dan tiap orangtua atau penjaga melalui proses reunifikasi yang dibuat dengan baik." ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.