Demikian ditegaskan pengkaji Geopolitik dan Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI), Hendrajit kepada
Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan elektronik, Senin (11/6).
Menurut dia, Indonesia perlu menyuarakan semangat Dasasila Bandung 1955 sebagai komitmen mendukung perdamaian serta kerjasama dunia. Di samping itu juga harus mampu menempatkan diri sebagai bagian dari Gerakan Non Blok 1961 yang mengedepankan keamanan dari negara-negara Non Blok itu sendiri.
"Indonesia perlu menjabarkan semangat Dasasila Bandung 1955 dan Gerakan Non Blok 1961," tegasnya.
Hendrajit menambahkan, ini momentum yang sangat baik dalam menghidupkan kembali kepeloporan Indonesia.
"Semangat Dasasila Bandung menemukan kembali momentumnya untuk menjawab tantangan global maupun regional saat ini," imbuhnya.
Tantangan regional saat ini tidak boleh diabaikan oleh Indonesia yakni menghadapi persaingan blok barat 'Quad', Persekutuan Keamanan antara Amerika Serikat, Jepang, India, dan Australia dengan 'One Belt One Road' China di Asia Pasifik yang semakin memanas.
"Ini merupakan tantangan besar bagi bagi Indonesia, mampu menjawab tantangan ini akan jadi prestasi tersendiri bagi Indonesia," terangnya.
Selain itu, menurut dia, terpenting pula bagi Indonesiaberani menawarkan solusi perdamaian dunia. "Indonesia perlu ikut serta menawarkan solusi perdamaian dunia khususnya konflik di semenanjung Korea dan Suriah," pungkasnya.
[wid]