Tujuan dari pembunuhan massal sapi ini adalah untuk mencegah perkembangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycoplasma bovis.
Bakteri ini dapat mengakibatkan infeksi kelenjar susu pada sapi, pneumonia, encok, dan berbagai penyakit hewan lainnya.
Pemerintah Selandia Baru berencana menggelontorkan dana sebesar 600 juta dolar AS untuk memusnahkan semua bakteri itu dalam waktu 10 tahun.
“Ini adalah keputusan yang sulit. Tapi harus diambil guna mencegah perebakan bakteri ke seluruh ternak di Selandia Baru,†ujar Perdana Menteri Jacinda Ardern seperti diberitakan
Voanews, Selasa (29/5).
Bakteri ini telah ditemukan di lebih dari 30 peternakan di Selandia Baru sejak tahun lalu. Sebagai negara pengekspor berbagai olahan susu, Selandia Baru sangat konsen dengan peternakan sapinya.
Meski menimbulkan sejumlah penyakit bagi sapi, mycoplasma bovis tidak membahayakan kesehatan manusia.
[ian]