
Pemerintah Australia ikut ambil bagian dari gerakan kolektif pengusiran diplomat Rusia di tengah skandal penggunaan zat kimia yang menyerang saraf dalam serangan terhadap eks mata-mata ganda Sergei Skipal dan putrinya di Inggris awal bulan ini.
Australia memutuskan untuk mengusir dua orang diplomat Rusia sebagai bentuk sanksi terhadap Rusia. Keputusan tentang pengusiran ini diumumkan Pemerintah Australia pada Selasa (27/3).
Dengan demikian, Australia bergabung dengan lebih dari 20 negara didunia yang kompak menjatuhkan hukuman terhadap Rusia terkait serangan kimia yang dituduhkan Inggris dilakukan oleh Rusia.
Diantara 20 negara yang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, Amerika Serikat yang terbesar dan terberat sanksinya yaitu mengusir 60 orang staf intelijen Rusia yang ada di Amerika Serikat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: