Pria itu menilak motif politik atas serangan yang dilakukannya. Dia mengatakan bahwa pada saat kejadian, dirinya mengalami suasana hati yang buruk dan agresif.
Dimuat
BBC, pria itu pun nekad melakukan penyerangan pada satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dna anak perempuan, karena dia marah dengan situasi hidupnya.
Sementara seorang lainnya diserang karena dia menahannya untuk bertanggung jawab atas kecanduan obat terlarangnya.
Korban keempat adalah rekannya sesama warga Afghanistan.
Tiga anggota keluarga yang terluka masih dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat.
[mel]
BERITA TERKAIT: