Menurut keterangan yang dirilis Badan Meteorologi Jepang (JMA), tremor vulkanik diamati terjadi di gunung Shinmoe, yang mengitari prefektur Kagoshima dan Miyazaki, sekitar pukul 11:00 waktu setempat.
Gunung berapi setinggi 1.421 meter, yang terletak di pegunungan Kirishima, meletus sekitar pukul 11:00 waktu setempat dan gempa vulkanik telah tercatat di gunung tersebut sejak sekitar pukul 08.15 pagi hari.
Gunung berapi tersebut sebelumnya meletus lima bulan yang lalu, tepatnya di bulan Oktober.
Badan cuaca mengatakan bahwa abu vulkanik terlihat oleh saksi di sebelah timur gunung di kota Takaharu.
Polisi setempat mengatakan bahwa mereka tidak menerima laporan segera tentang kerusakan pada orang atau properti akibat letusan tersebut.
JMA mengatakan akan mempertahankan tingkat kewaspadaannya untuk gunung berapi pada skala 3 yang mencapai puncaknya pada 5 dan menyarankan orang-orang untuk tidak mendekati gunung.
JMA telah memperingatkan kemungkinan terjatuhnya batuan vulkanik dalam jarak 2 km dari kawah gunung berapi tersebut.
Gunung Shinmoe terakhir meletus pada Januari 2011 dan Oktober 2017, dengan letusan terakhir melihat abu vulkanik memuntahkan 2.300 meter di atas kawah.
[mel]
BERITA TERKAIT: