Menlu AS: Militer Kemungkinan Bisa Gulingkan Maduro Di Venezuela

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 02 Februari 2018, 11:57 WIB
Menlu AS: Militer Kemungkinan Bisa Gulingkan Maduro Di Venezuela
Venezuela/Net
rmol news logo Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan bahwa Venezuela menghadapi kemungkinan kudeta militer.

Tillerson mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak menganjurkan perubahan rezim dan tidak memiliki intelijen dalam tindakan yang direncanakan.

Namun dia mengatakan bahwa secara historis militer di Amerika Latin sering kali melakukan intervensi pada saat krisis serius.

Hal itu disampaikannya saat berbicara di Universitas Texas menjelang tur Amerika Latin yang akan dilakukannya. Tillerson dijadwalkan untuk mengunjungi Meksiko, Argentina, Peru dan Kolombia, serta Jamaika.

Tillerson menyelipkan candaan dengan mengatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro harus mencari perlindungan di Kuba.

"Jika dapur menjadi terlalu panas baginya, saya yakin dia punya beberapa teman di Kuba yang bisa memberinya vila bagus di pantai," katanya seperti dimuat BBC (Jumat, 2/2).

"Dalam sejarah Venezuela dan negara-negara Amerika Selatan, seringkali kali militer menjadi agen perubahan ketika keadaannya sangat buruk dan kepemimpinan tidak dapat lagi melayani rakyat," sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengkritik komentar Tillerson dan mendesak negara-negara Amerika Latin untuk bersatu melawan musuh bersama.

"Imperialisme adalah musuh kita, Trump melawan Meksiko dengan cara yang sama seperti dia menyerang imigran Venezuela dan Amerika Tengah," katanya. [mel]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA