Hal itu dipastikan oleh pihak perusahaan pada Kamis (1/1).
Pangeran Alwaleed yan merupakan salah satu investor internasional terkemuka, dibebaskan pada hari Sabtu pekan lalu setelah hampir tiga bulan ditahan bersamaan dengan puluhan pejabat senior dan pebisnis atas perintah Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas dugaan korupsi.
Sebagian besar tahanan telah dibebaskan, setelah pemukiman diamankan lebih dari 100 miliar dolar AS dari anggota elit.
Pangeran Alwaleed yang merupakan keponakan Raja Salman diketahui memegang saham di perusahaan internasional besar termasuk Citigroup, Twitter, dan perusahaan penyewaan yang terkenal, Lyft.
[mel]
BERITA TERKAIT: