Tiga Ribu Lebih Pengungsi Tewas Saat Seberangi Laut Tengah Ke Eropa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 29 November 2017, 13:50 WIB
Tiga Ribu Lebih Pengungsi Tewas Saat Seberangi Laut Tengah Ke Eropa
Pengungsi/Net
rmol news logo Lebih dari 3.000 pengungsi tewas saat menyeberangi Laut Tengah dalam upaya putus asa untuk mencapai pantai Eropa sejak awal tahun ini.

Data tersebut dirilis oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

William Lacy Swing, direktur jenderal IOM, mengatakan dalam sebuah pernyataan di kota Swiss, Jenewa, pekan ini mencatat ada 3.033 kematian terjadi di tiga rute utama laut di Laut Tengah.

"Kami telah mengatakan ini selama bertahun-tahun dan kami akan terus mengatakannya: Tidak cukup lagi untuk menghitung statistik tragis ini. Kami juga harus bertindak," jelasnya seperti dimuat Press TV.

Angka terakhir sejauh ini mewakili penurunan 40 persen dibandingkan rekor tahun lalu yang mencapai 5.000 tenggelam.

Jumlah pengungsi yang telah tiba di Eropa tahun ini kurang dari separuh jumlah tahun lalu yang mencapai 348.000.

Aliran tersebut disebabkan oleh kesepakatan kontroversial antara Uni Eropa, Turki dan Libya. Blok 28 negara tersebut telah sangat ingin memperlambat masuknya pengungsi melalui dua rute utama ini,

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah, bagaimanapun, mencela sebagai "tidak manusiawi" kerja sama Uni Eropa dengan Libya.

Para pengungsi ditahan di penjara yang mengerikan dan bahkan dilelang sebagai budak di negara Afrika Utara. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA