Hamid menyerahkan pengunduran dirinya kepada Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi Senin pagi waktu setempat (27/11).
Para pemrotes bentrok dengan pasukan keamanan akhir pekan lalu, menuntut Hamid mengundurkan diri karena mereka mengklaim telah mengubah peraturan parlemen yang melemahkan peraturan yang mengharuskan anggota parlemen untuk merujuk Nabi Muhammad saat mengambil sumpah jabatan.
Akibat bentrok sepanjang akhir pekan kemarin, sedikitnya dua orang tewas dan lebih dari 250 lainnya terluka dalam demonstrasi jalanan.
Pemerintah telah meminta maaf dan membantah melakukan perubahan tersebut, menyebut mereka sebagai kesalahan klerikal. Demikian seperti dimuat
CNN.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: