Hariri disambut sejumlah pendukungnya saat turun dari pesawat di bandara internasional Beirut (Selasa, 21/11).
Tak lama setelah mendarat di bandara Beirut, dia ditanya apakah dirinya punya pesan untuk orang-orang Lebanon, dan menjawab: "Terima kasih".
Dia kemudian membaca sebuah doa di makam ayahnya, Rafik al-Hariri, yang dibunuh pada tahun 2005.
Hariri menjadi sorotan karena secara tiba-tiba mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri dari jabatannya saat berkunjung ke Arab Saudi pada awal Nvember kemarin. Hal itu memicu spekulasi bahwa Arab Saudi telah memaksanya untuk berhenti sebagai bagian dari perebutan kekuasaan regional dengan Iran.
Namun Hariri membantahnya dan mengatakan bahwa ia merasa hidupnya tidak aman.
Presiden Lebanon Michel Aoun menolak untuk menerima pengunduran dirinya sampai dia kembali untuk mempresentasikannya secara langsung.
Sebelum tiba di Lebanon, akhir pekan kemarin Hariri terbang ke Paris di mana ia bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang telah mencoba untuk menjadi perantara jalan keluar dari jalan buntu. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: