Insiden itu dilakukan seorang pilot di atas Okanogan County, Amerika Serikat. Hal tersebut menarik perhatian banyak orang yang menganggapnya lucu di sekitar yang mengabadikan momen tersebut dan membaginya di sosial media.
Namun komandan di Naval Air Station Whidbey Island tidak melihat ada sisi yang lucu dari apa yang dilakukan salah satu pilotnya dan memerintahkan penyelidikan.
Seorang juru bicara pangkalan udara mengkonfirmasi bahwa pesawat yang terlibat adalah salah satu dari Boeing EA-18G Growlers milik mereka. Jet ini dikhususkan pada peperangan elektronik dan dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan suara hampir dua kali lipat.
"Dari sudut pandang Angkatan Laut, kami menahan awak pesawat kami dengan standar tertinggi dan ini sama sekali tidak dapat diterima," kata Juru Bicara Thomas Mills kepada
BBC.
"Ini memiliki nilai pelatihan nol dan awak pesawat dimintai pertanggungjawaban," sambungnya.
Federal Aviation Administration, sebuah badan pemerintah yang mengatur wilayah udara Amerika Serikat, mengatakan kepada stasiun TV lokal KREM 2 bahwa manuver tersebut tampaknya tidak menimbulkan risiko keselamatan, namun hal itu dianggap tidak dapat menjaga moralitas polisi.
[mel]
BERITA TERKAIT: