Posisi Moreno sebagai presiden negara tersebut tidak terpengaruh namun komite partainya mengatakan bahwa Alianza Pais sekarang akan dipimpin oleh mantan menteri luar negeri, Ricardo Patino.
Hal itu mengindikasikan soal adanya perpecahan di kubu Partai Alianza Pais. Komite partai melengserkan Moreno setelah mantan pemimpin partai Rafael Correa menyebut Moreno sebagai pengkhianat terhadap revolusi rakyat yang dipimpin oleh Correa saat dia menjadi presiden Ekuador dari tahun 2007 sampai 2017.
Komite kepemimpinan Alianza Pais menuduh Moreno tidak mengikuti garis politik partai tersebut.
Correa sangat mengkritik penggantinya dan menyebutnya sebagai serigala berbulu domba. Ia juga menyebut Moreno yang menjabat sebagai wakil presiden Correa dari tahun 2007 sampai 2013, berpura-pura bertahun-tahun menjadi sekutu politik yang dekat hanya untuk mengubah warna politiknya begitu dia berkuasa.
Moreno sendiri saat memimpin membuat sebuah catatan yang lebih mendamaikan dengan oposisi negara tersebut dan juga mendukung penyelidikan dugaan korupsi selama pemerintahan Correa.
Sementara itu, dikabarkan
BBC, komite partai juga meminta Correa untuk kembali dari Belgia dan memimpin restrukturisasi gerakan Alianza Pais. Correa pindah ke Belgia yang merupakan negara asal istrinya.
[mel]
BERITA TERKAIT: