Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI untuk Ukraina, Georgia dan Armenia, Prof. Yuddy Chrisnandi menekankan pentingnya Sumpah Pemuda diperingati dalam keadaan apapun demi menjaga semangat Satu Bangsa, Satu Tanah Air dan Satu Bahasa Indonesia.
Dubes Yudi juga menyampaikan pidato Menteri Pemuda dan Olah raga Republik Indonesia yang berjudul “Pemuda Indonesia Berani Bersatuâ€.
Ikut menghadiri upacara Sumpah Pemuda itu adalah staf KBRI di Kiev serta beberapa Anggota DPR RI, yakni Gde Sumarjaya Linggih, Bowo Sidik Pangarso dan Endro Hermono. Mereka merupakan rombongan Badan Kerjasama Biltaeral (BKSB) yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Kyiv, Ukraina.
Dalam upacara tersebut, Gde Sumarjaya Linggih menyebut bahwa Sumpah Pemuda 1928 mampu mengalahkan kekuatan kolonialis dan imperialis.
Namun saat ini, Bangsa Indonesia menghadapi perang yang lebih dahsyat yaitu penguasaan ekonomi suatu bangsa oleh bangsa lain.
Pemuda kita, lanjut Gde Sumarjaya Linggih, perlu lebih mempersiapkan dalam memenangkan perang ekonomi ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: