Langkah tersebut menurut pihak berwenang Amerika Serikat, ditujukan untuk mengurangi ancaman bahan peledak tersembunyi.
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
BBC (Kamis, 26/10) mengatakan bahwa langkah terbaru itu akan berlaku untuk semua penerbangan komersial ke Amerika Serikat.
Termasuk dalam langkah pengamanan terbaru itu adalah penumpang dan perangkat elektronik yang disempurnakan.
Selain itu juga adanya wawancara singkat dengan penumpang di gerbang check-in.
Akibat aturan baru tersebut, sekitar 2.000 penerbangan komersial sehari dari lebih dari 100 negara akan terpengaruh.
Beberapa pejabat penerbangan telah menyatakan kekhawatirannya bahwa pemeriksaan tersebut dapat menyebabkan penundaan dan menyebabkan harga tiket yang lebih tinggi.
Maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong Cathay Pacific mengatakan akan melakukan layanan pengepakan tas sendiri dan menyarankan penumpang untuk tiba di bandara tiga jam sebelum keberangkatan.
Sementara itu Singapore Airlines mengatakan perangkat elektronik pribadi bisa diperiksa.
[mel]
BERITA TERKAIT: