Langkah itu diambil Trump setelah larangan terbang Trump akan segera berakhir.
Sebagai ganti larangan total, pemeriksaan yang lebih tinggi dan pengumpulan informasi tentang hal-hal seperti anggota keluarga dan tempat kerja akan digunakan.
Dikabarkan
CNN, langkah tersebut berlanjut saat jeda 120 hari pada penerimaan pengungsi di bawah larangan perjalanan sebelumnya Trump akan segera berakhir.
Namun demikian, akan ada review 90 hari kedua dari 11 negara yang tidak disebutkan namanya yang dinilai memiliki resiko lebih tinggi.
Ke-11 negara tersebut tetap menjadi rahasia karena ada sensitifitas informasi. Namun 11 negara tersebut dinilai memiliki resiko yang lebih tinggi berdasarkan proses pembersihan visa yang ditetapkan pada tahun 2001 dan terakhir direvisi pada tahun 2015.
Hal itu dijelaskan oleh seorang pejabat pemerintah senior yang tak disebutkan namanya.
Orang-orang dari negara-negara tersebut tidak akan dilarang memasuki Amerika Serikat selama peninjauan 90 hari tersebut, namun akan diterima secara kasus per kasus hanya jika pengakuan mereka dianggap sebagai kepentingan nasional dan tidak menimbulkan ancaman terhadap keamanan atau kesejahteraan Amerika Serikat.
Dalam perintah terbarunya, Trump mengatakan bahwa tinjauan 120 hari tersebut menyimpulkan bahwa dengan langkah baru tersebut, program penerimaan pengungsi pada umumnya bukanlah ancaman bagi Amerika Serikat.
[mel]
BERITA TERKAIT: