Namun demikian, pemerintah Malaysia belum mengeluarkan keputusan atas tawaran-tawaran tersebut.
Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai mengatakan bahwa proposal tersebut diterima dari perusahaan eksplorasi dasar laut Amerika Serikat, Ocean Infinity, perusahaan Belanda Fugro dan perusahaan Malaysia yang tidak dikenal.
"Kami tidak akan memutuskan apapun sekarang apakah kita memulai pencarian baru atau tidak," kata Liow kepada wartawan di sela-sela sebuah acara di Kuala Lumpur (Selasa, 17/10) seperti dimuat
Reuters.
"Kita harus berdiskusi dengan perusahaan. Ini akan memakan waktu karena ini adalah beberapa diskusi rinci," sambungnya.
Liow mengomentari laporan media dari Australia yang mengatakan bahwa Malaysia dapat melanjutkan pencarian pada awal minggu ini.
Australia, Malaysia dan China membatalkan sebuah pencarian dua tahun senilai 200 juta dolar AS untuk dua bulan di bulan Januari, di tengah demonstrasi dari keluarga-keluarga di kapal tersebut.
Liow mengatakan bahwa proposal tersebut pada akhirnya akan dipresentasikan ke negara-negara lain dalam komite tripartit yakni China dan Australia sebelum sebuah keputusan diambil.
MH370 diketahui menghilang tiga tahun yang lalu di suatu tempat di Samudera Hindia selatan dalam perjalanan ke Beijing dari Kuala Lumpur dengan 239 orang di dalamnya. Insiden ini menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.
[mel]
BERITA TERKAIT: