Presiden Nicolas Maduro memuji hal itu sebagai sebuah kemenangan bagi chavismo, sebuah merek sosialisme partainya yang dinamai menurut mantan presiden Hugo Chavez.
Namun pemimpin oposisi menuduh adanya kecurangan. Koalisi Roundtable Union Demokrat telah menolak untuk mengakui hasilnya dan menuntut sebuah audit yang lengkap, kata direktur kampanye Gerardo Blyde.
Ia merujuk pada jajak pendapat sebelum pemilu yang menunjukkan bahwa oposisi akan menang antara 11 dan 18 gubernur.
Dikabarkan
BBC, Venezuela sendiri diketahui telah menghadapi kekurangan pangan yang serius, krisis ekonomi dan kekerasan politik tahun ini, termasuk kematian lebih dari 100 orang saat demonstrasi. Hari itu dipicu oleh gelombang demonstrasi anti pemerintah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: