Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho menjelaskan bahwa ancaman Trump untuk menghancurkan Korea Utara dalam sidang Majelis Umum PBB merupakan pernyataan yang membuat ketegangan di Semenanjung Korea meningkat.
"Trump telah menyulut sumbu perang terhadap kami dengan mengeluarkan pernyataannya yang militeristik dan penuh khayalan di PBB," ujarnya seperti dikutp kantor berita Rusia,
TASS, Kamis (12/10).
Amerika Serikat, lanjutnya, harus bertindak lebih rasional dan menghentikan segala jenis provokasi terhadap Korea Utara.
Teranyar, Amerika Serikat melakukan provokasi dengan menggelar latihan peluncuran misil di pantai barat dan timur Semenanjung Korea bersama dengan Korea Selatan dan Jepang, Selasa (10/10) lalu.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: