Penyerang Di Depan Istana Presiden Curi Samurai Dari Museum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 18 Agustus 2017, 21:10 WIB
Penyerang Di Depan Istana Presiden Curi Samurai Dari Museum
Pelaku penyerangan/BBC
rmol news logo Pelaku penyerangan polisi militer di depan Istana Kepresidenan Taiwan siang tadi (Jumat, 18/8) diketahui bermarga Lu.

Pria berusia 51 tahun itu diduga melakukan serangan untuk merangsek masuk ke dalam istana dengan menggunakan samurai curian dari sebuah museum.

Di hadapan polisi, seperti dimuat BBC, Liu mengatakan bahwa dirinya menggunakan palu untuk menghancurkan kotak pajangan di museum sejarah untuk mencuri pedang samurai.

Ia kemudian membawa samurai itu ke depan istana presiden di mana ia berupaya masuk namun dicegah oleh polisi yang berjaga. Lu kemudian melukai polisi tersebut dengan samurai itu di bagian bahu.

Di hadapan polisi Lu menyebut bahwa ia hanya ingin mengekspresikan pandangan politiknya. Namun polisi masih mencari motif pasti di balik aksinya tersebut.

Menteri Pertahanan Taiwan Feng Shih-kuan mengucapkan terimakasih atas kesigapan penjaga menghalau serangan itu.

"Saya tidak bisa membayangkan apa jadinya jika dia bisa masuk dengan pedang," katanya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA