Pria berusia 51 tahun itu diduga melakukan serangan untuk merangsek masuk ke dalam istana dengan menggunakan samurai curian dari sebuah museum.
Di hadapan polisi, seperti dimuat
BBC, Liu mengatakan bahwa dirinya menggunakan palu untuk menghancurkan kotak pajangan di museum sejarah untuk mencuri pedang samurai.
Ia kemudian membawa samurai itu ke depan istana presiden di mana ia berupaya masuk namun dicegah oleh polisi yang berjaga. Lu kemudian melukai polisi tersebut dengan samurai itu di bagian bahu.
Di hadapan polisi Lu menyebut bahwa ia hanya ingin mengekspresikan pandangan politiknya. Namun polisi masih mencari motif pasti di balik aksinya tersebut.
Menteri Pertahanan Taiwan Feng Shih-kuan mengucapkan terimakasih atas kesigapan penjaga menghalau serangan itu.
"Saya tidak bisa membayangkan apa jadinya jika dia bisa masuk dengan pedang," katanya.
[mel]
BERITA TERKAIT: