Mesin Pembuat Paspor Palsu Disita Dalam Operasi Kontra-Terorisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 08 Agustus 2017, 15:19 WIB
Mesin Pembuat Paspor Palsu Disita Dalam Operasi Kontra-Terorisme
Polisi Malaysia berjaga/BBC
rmol news logo Sebanyak 400 orang diamankan dalam sebuah operasi kontra terorisme yang dilakukan oleh otoritas Malaysia awal pekan ini.

Operasi tersebut dilakukan di sejumlah lokasi di Kuala Lumpur dan mereka yang diamankan umummnya berasal dari Bangladesh, India dan Pakistan.

Penggerebekkan dilakukan dengan mendobrak pintu sejumlah rumah atau lokasi yang dicurigai dan menggiring sejumlah orang ke bus polisi untuk dibawa dan diperiksa lebih lanjut.

Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka menargetkan orang dengan dokumen perjalanan yang hilang atau palsu dan diduga berafiliasi dengan kelompok teror di Suriah dan Irak.

"Kami akan mendeteksi dan mengambil tindakan terhadap orang asing yang dicurigai memiliki hubungan dengan teroris, terutama mereka yang terlibat dalam kegiatan di Suriah," kata pejabat kontra-teror polisi Ayob Khan Mydin Pitchay seperti dikabarkan BBC.

Dalam penggerebekkan, polisi dilengkapi dengan perangkat untuk mendeteksi bahan radioaktif.

Selain mengamankan ratusan orang, polisi Malaysia juga mengamankan sejumlah benda serta barang bukti atau benda yang dicurigasi, satu di antaranya adalah mesin pembuatan paspor palsu dan dokumen imigrasi palsu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA