Perjanjian itu dituangkan dalam sebuah MoU akhir pekan kemarin yang diteken oleh Menteri Pertahanan Irak Mayor Jenderal Erfan al-Hiyali dan Menteri Pertahanan Iran Brigadi Jenderal Hossein Dehaq di Tehran.
"Ekspansi kerjasama dan berbagi pengalaman dalam ranah melawan terorisme dan ekstrimisme, keamanan perbatasan, pelatihan,logistik, teknik dan dukungan militer juga termasuk," begitu kalimat dalam memorandum tersebut.
Kedua menteri itu lebih jauh menunjukkan harapannya agar perjanjian tersebut akan mengarah pada kolaborasi lebih jauh dalam berbagai bidang.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Irak juga berterima kasih kepada Iran atas bantuannya dalam memerangi kelompok militan ISIS.
Al-Hiyali juga menekankan peran penting milisi Pasukan Mobilisasi Rakyat Irak (PMF) dalam pembebasan Mosul.
"Kredit utama (dalam kemenangan Mosul) ditujukan kepada tentara Irak, milisi rakyat, angkatan udara Irak," kata al-Maliki seperti dimuat
Russia Today.
[mel]
BERITA TERKAIT: