Inggris Akui Ada Biaya Untuk Uni Eropa Soal Brexit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 14 Juli 2017, 16:56 WIB
Inggris Akui Ada Biaya Untuk Uni Eropa Soal Brexit
Brexit/Net
rmol news logo Inggris untuk pertama kalinya mengakui bahwa ada kewajiban keuangan yang harus dikeluarkan ke Uni Eropa (UE) pasca Brexit, atau hengkangnya Inggris dari UE.

Dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Parlemen (Kamis, 13/7), Menteri Brexit Joyce Anelay mengatakan bahwa Inggris memiliki kewajiban kepada UE yang akan bertahan dalam hengkangnya Inggris.

"Pemerintah telah menegaskan bahwa kita akan bekerja sama dengan UE untuk menentukan penyelesaian yang adil atas hak dan kewajiban Inggris sebagai negara anggota yang hengkang," jelas Anelay seperti dimuat Russia Today.

Pernyataan itu dibuatnya bersamaan dengan rilis publikasi RUU (Penarikan) UE.

RUU yang lebih dikenal dengan nama RUU Brexit telah menjadi salah satu sumber perdebatan dalam negosias. Pasalnya, adaspekulasi biaya yang harus dibayarkan Inggris untuk penarikan diri dari Uni Eropa mencapai 104 miliar dolar AS. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA