
Sebanyak 38 kuburan massal ditemukan di Kasai, DR Kongo, negara di Afrika Tengah.
Menurut keterangan yang dirlis PBB pekan ini.
Dengan demikian, total ada sekitar 80 kuburan massal kini telah diidentifikasi di wilayah yang telah melihat lonjakan kekerasan utama antara pasukan keamanan dan milisi kesukuan sejak September lalu.
Misi pemelihara perdamaian MONUSCO di PBB sebelumnya telah berbicara tentang lebih dari 400 orang tewas, sementara sekitar 1,3 juta orang diperkirakan telah meninggalkan rumah mereka di provinsi Kasai.
Misi investigasi PBB bulan ini menemukan kuburan massal terbaru di daerah Diboko dan Sumbula di wilayah Kamonia.
Kekerasan tersebut dimulai tahun lalu ketika Kamwina Nsapu, seorang kepala suku di wilayah dekat perbatasan selatan dengan Angola, secara terbuka menantang otoritas pemerintahan Presiden Joseph Kabila, memprovokasi tindakan keras oleh pasukan keamanan.Demikian seperti dimuat
Press TV.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.