Ia menyebut bahwa Turki lebih nyaman bila Uni Eropa secara terang-terangan menyatakan bahwa Turki ditolak bergabung dengan Uni Eropa.
"Jika Uni Eropa secara blak-blakan mengatakan 'Kami tidak menerima Turki dalam Uni Eropa', ini akan membuat kami nyaman," jelas Erdogan seperti dimuat
BBC.
"Uni Eropa tidak diperlukan bagi kita. Kita nyaman," sambungnya.
Ia menambahkan bahwa mayoritas warga Turki saat ini sudah tidak lagi ingin bergabung dengan Uni Eropa.
Terlebih lagi, lanjutnya, pendekatan Uni Eropa terhadap Turki dinilai tidak tulus.
"Meskipun demikian, kita akan terus tulus dengan Uni Eropa untuk waktu yang lebih," sambungnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: