Bagi Melinda, langkah tersebut membuat kemajuan yang dicapai pada perluasan layanan kepada wanita di beberapa bagian termiskin di dunia terancam.
"Ini adalah iklim politik yang sulit untuk keluarga berencana. Saya sangat terganggu, karena tebusan anggaran yang diajukan oleh Trump," jelas Melinda pada pembukaan pertemuan puncak keluarga berencana global di London awal pekan ini.
Sebelumnya ia pernah mengatakan bahwa ia berharap Kongres AS akan melangkah untuk menghalangi pemotongan usulan Trump.
AS sendiri adalah donor terbesar untuk program keluarga berencana global dan memberi lebih dari $ 600 juta tahun ini.
Namun pada bulan Mei lalu, Trump memutuskan untuk tidak mengalokasikan dana untuk keluarga berencana internasional dalam anggaran yang diajukannya. Demikian seperti dimuat
The Guardian.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.