Hal itu ia tuturkan dalam wawancara yang dilakukan oleh
Reuters baru-baru ini di Pocono Mountains Pennsylvania.
Dalam kesempatan tersebut, Gulen menuturkan soal tuduhan pemerintah Turki yang menyebut bahwa dirinya merupakan dalang di balik kudeta gagal tahun lalu.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ada rencana untuk meninggalkan Amerika Serikat. Sehingga tuduhan Turki bahwa Februari lalu ia bersiap pindah ke Kanada demimenghindari ekstradisi, merupakan tuduhan palsu.
"Rumor-rumor itu tidak benar sepenuhnya," tegas Gulen.
Turki sendiri telah lama meminta AS untuk mengekstradisi Gulen untuk diadili di Turki.
Namun sejauh ini belum ada penerimaan dari AS.
"Jika Amerika Serikat menilai bahwa tepat untuk mengekstradisi saya, saya akan hengkang (ke Turki)," jelasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: