Serangan sporadis terjadi di London Bridge dan Borough Market pada Sabtu (3/6), serta tragedi bom bunuh diri di Manchester, Inggris pada 12 hari sebelumnya (Senin, 22/5).
Rangkaian serangan teror di London Bridge dan Borough Market memakan tujuh korban jiwa dan mengakibatkan 48 orang terluka. Sementara bom bunuh diri di Manchester menewaskan 22 orang dan 50 orang terluka.
"Seluruh warga Muhammadiyah turut bersimpati dan berduka atas terjadinya teror ini dan mendukung pemerintah Inggris untuk melakukan investigasi atas serangan ini," ujar Ketua PP Muhammadiyah Prof. Bahtiar Effendy dalam keterangan tertulis, Selasa, (6/6).
Dia menegaskan serangan teror kepada masyarakat yang tidak bersalah dan mengatasnamakan suatu agama, tak sejalan dengan nilai-nilai ajaran agama.
"PP Muhammadiyah mendorong semua pihak untuk bersama-sama menanggulangi tindak terorisme yang nyata-nyata telah merusak nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan. Penanggulangan ini harus berdasarkan atas penghormatan atas nilai-nilai HAM dan aturan hukum yang berlaku," demikian Guru Besar UIN Jakarta ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: