Gading yang memiliki berat sekitar 1,3 ton menghilang dari Otoritas Margasatwa negara tersebut pada bulan November 2014.
Museveni mengatakan Direktur Eksekutif Wildlife Authority Andrew Segguya berpotensi terlibat. Namun, Segguya menolak klaim tersebut.
Presiden juga menuduh dua diplomat China terlibat. Klaim tersebut juga dibantah China.
"Kami memiliki peraturan dan undang-undang yang ketat mengenai pejabat pemerintah, anggota kedutaan, dan kelompok kunjungan untuk melarang mereka membeli atau melakukan kegiatan penyelundupan," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying.
Gading adalah simbol status di negara Asia dan dijual seharga sekitar 1.100 dolar AS per kilo.
Uganda adalah rute penyelundupan yang populer untuk perdagangan ilegal gading dan cula badak di Afrika, yang masih digunakan dalam beberapa obat tradisional China.
Beberapa tahun terakhir telah melihat kemajuan dalam perburuan, dengan lebih dari 35.000 gajah dibunuh di Afrika setiap tahun karena gading mereka.
[mel]
BERITA TERKAIT: