Kunjungan itu dilakukan dengan tujuan untuk membahas kemajuan isu-isu paling relevan di bidang perdagangan antara kedua negara dan pada pengembangan Nota Kesepahaman antara kadin dan Kamar Dagang Kolombia (CONFECAMARAS), yang berlaku sejak awal 2015.
Di antara beberapa topik yang dibahas, Roeslani menyatakan ketertarikannya pada proposal dari Pemerintah Kolombia, untuk menyelenggarakan program magang Kolombia �" Indonesia edisi kedua, yang bertujuan memperkuat hubungan antara pengusaha di kedua negara, menghasilkan pengetahuan tentang produk dan proses baru, dan mengidentifikasi praktik-praktik yang baik dalam produktivitas dan daya saing.
Pada edisi pertama program ini tahun 2016, sebanyak 16 wiraswasta Kolombia dari berbagai sektor ekonomi berpartisipasi, di mana mereka juga kesempatan untuk tinggal di Indonesia selama 3 bulan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: