Kesepahaman itu dijalin dalam komunikasi telepon yang dilakukan keduanya awal pekan ini.
"Presiden Trump dan Prsiden Putin sepakat bahwa penderitaan di Suriah telah perhi terlalu jauh dan semua pihak harus melakukan semua hal yang bisa dilakukan untuk mengakhiri kekerasan," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
"Percakapan berlangsung sangat baik dan termasuk berdiskusi soal keamaan, deeskalasi, zona untuk mendapatkan perdamaian abadi dan kemanusiaan dan banyak alasan lainnya," sambung pernyataan tersebut.
Sementara itu menurut keterangan yang dirilis oleh Kremli, kedua pemimpin negara tersebut sepakat untuk mengambil langkah lebih lanjut untuk menemukan jalan demi memperkuat gencatan senjata.
"Yujuannya adalah untuk menciptakan kondisibagi peluncuran proses resolusi sesungguhnya di Suriah," begitu bunyi pernyataan tersebut seperti dimuat BBC.
Selain soal Suriah, kedua pemimpin negara itu juga terlibat diskusi soal situasi di Semenanjung Korea.
"Situasi berbahaya di Semenanjung Korea telah didiskusikan secara rinci," bunyi pernyataan dari Kremlin.
[mel]
BERITA TERKAIT: