Le Pen Dan Macron Hadiri Upacara Duka Bagi Korban Teror Perancis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 25 April 2017, 19:21 WIB
Le Pen Dan Macron Hadiri Upacara Duka Bagi Korban Teror Perancis
Le Pen di upacara tersebut/BBC
rmol news logo Dua calon presiden yang akan berlaga pada putaran kedua pemilu Perancis, yakni Emmanuel Macron dan Marine Le Pen menghadiri sebuah upacara di Paris untuk menghormati polisi yang ditembak mati di Champs Elysées pekan lalu.

Ini adalah pertama kalinya dua kandidat teratas dalam pemungutan suara putaran pertama hari Minggu tampil bersama secara publik.

Polisi yang tewas itu adalah Xavier Jugelé. Ia dibunuh oleh penjahat kriminal Karim Cheurfi.

Dalam acara tersebut juga hadir Presiden Perancis Francois Hollande.

Dalam pidatonya, Hollanda menyerukan persatuan dalam pertarungan panjang dan sulit melawan terorisme.

"Sekali lagi Prancis telah kehilangan salah satu anak laki-laki yang paling berani. Sekali lagi Republik telah kehilangan salah satu wali yang paling berharga," katanya seperti dimuat BBC.

Isu keamanan memang merupakan salah satu hal yang paling tajam disorot dalam pemilu tahun ini.

Le Pen, merupakan capres yang menginginkan Prancis untuk memperkenalkan kembali kontrol perbatasan dan mendeportasi semua orang asing di sebuah daftar pantauan teror.

Sementara Macron ada di sisi sebaliknya. Ia mendorong perbatasan terbuka dan mendesak warga negara Prancis untuk tidak menyerah pada ketakutan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA