Dalam sebuah pernyataan awal pekan ini, Departemen Pembendaharaan Amerika Serikat mengatakan bahwa aset 271 karyawan di Scientific Studies and Research Center (SSRC) Suriah yang merupakan bagian dari lembaga pemerintah Suriah di AS dibekukan.
Langkah itu diambil karena mereka dinilai telah bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memproduksi senjata non-konvensional di Suriah.
Sanksi tersebut juga mencakup larangan bagi warga AS untuk melakukan hubungan dengan mereka.
Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa sanksi penyanderaan ini menargetkan pusat dukungan ilmiah untuk serangan senjata kimia pemerintah Suriah.
"Amerika Serikat mengirimkan sebuah pesan yang kuat dengan tindakan ini bahwa kita akan menahan seluruh rezim Assad untuk bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang mencolok ini untuk mencegah penyebaran jenis senjata kimia barbar ini," jelasnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: